Selasa, 08 November 2011

PBM ( Proses Belajar Mengajar ) Pendidikan Dokter


Pengertian
Adalah mendidik dan menciptakan dokter-dokter yang mempunyai skill, pengetahuan dan perilaku yang professional.
Sesuai dengan visi dan misi kedokteran dan dengan munculnya paradigma baru yaitu Evidence-based medicine, patient-oriented medicine dan pandangan kedokteran dalam menjalankan tugasnya diharapkan mampu menerapkan seorang dokter berdasarkan ilmiah, dengan mengurangi peran intuisi.
Proses belajar mengajar menggunakan strategi pembelajaran Program Based Learning dalam kurikulum KBK.pembelajarannya bersifat pemusatan mahasiswa yang aktif. Pendidikan dokter adalah pendidikan akademik professional .sehingga dalaam pembelajarannya terdapat  2 (dua) tahap, yaitu : tahap program akademik dan tahap program keprofesian
1.         Tahap program akademik
Tujuannya adalah mendidik mahasiswa melalui proses belajar mengajar dalam bentuk terintegrasi dari semua bidang dengan pendekatan Problem Based Learning dan Research Based Learning yang dijabarkan dalam bentuk diskusi tutorial, pratikum dan SKILL LAB
2.         Tahap program keprofesian
Proses bbelajar mengajar tahap akademik-profesi dijabarkan dalam kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) sesuai dengan standart kompetensi dokter Indonesia yang disahkan oleh konsil kedoktera Indonesia.



Tujuan dan manfaat PBM adalah:
Adapun tujuan dari Proses Belajar Mengajar (PBM) adalah sebagai berikut:
a.   Mahasiswa dapat belajar aktif dan mandiri
      Kemampuan dan kemauan belajar secara aktif dan mandiri      dibina sejak awal pendidikan hingga akhir pendidikan sehinga bermanfaat bagi mahasiswa untuk dapat menumbuhkan dan  belajar sepanjang hayat dan hakikat profesi kedokteran.
  1. Meningkatkan motivasi mahasiswa untuk belajar.
  2. Memupuk rasa kolegitas dan juga menghilangkan gap antara mahasiswa dan tutor sehingga dalam proses diskusi tutorial mahasiswa tidak canggung, karena para mahasiswa sudah dekat dengan tutor.

Keunggulan dan Kelemahan PBM:
Keunggulan
1. Pemecahan masalah merupakan teknik yang cukup bagus untuk lebih memahami isi pelajaran .
2. Pemecahan masalah dapat menantang kemampuan siswa serta memberikan kepuasan untuk menemukan pengetahuan baru bagi mahasiswa.
3. Pemecahan masalah dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran bagi mahasiswa.
4. Pemecahan masalah dapat membantu mahasiswa untuk memperbaharui pengetahuan barunya dan bertanggung jawab dalam pembelajaran yang mereka lakukan. Disamping itu, pemecahan masalah itu juga dapat mendorong untuk melakukan evaluasi sendiri baik terhadap hasil maupun proses pembelajaran.
5. Pemecahan masalah dapat mengembangkan kemampuan siswa untuk berpikir kritis dan mengembangkan kemampuan mereka untuk menyesuaikan dengan pengetahuan baru.
6. Pemecahan masalah dapat mengembangkan minat siswa untuk secara terus-menerus belajar ,sekalipun belajar pada pendidikan formal telah berakhir.

Kelemahan
1.    Jika siswa tidak memiliki atau tidak mempunyai kepercayaan bahwa masalah yang dipelajari sulit untuk dipecahkan, maka mereka akan merasa enggan untuk mencoba.
2.    Keberhasilan strategi pembelajaran melalui Problem Based Learning membutuhkan cukup waktu untuk persiapan.
3.    Tanpa pemahaman, mengapa mereka berusaha untuk memecahkan masalah yang sedang dipelajari, maka mereka tidak akan belajar apa yang akan mereka pelajari.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar